Senin, 27 Oktober 2025

Musyawarah Rumah Desa Sehat (RDS) Penetapan Data Stunting Hasil Penimbangan Bulan Agustus 2025 Nagari Koto Tangah Batu Ampa Kecamatan Akabiluru

 

‎Dalam upaya menekan angka stunting di Nagari Koto Tangah Batu Ampa, Pemerintah Nagari melaksanakan Musyawarah Rumah Desa Sehat (RDS) untuk penetapan data stunting hasil penimbangan Bulan Agustus 2025.

Kegiatan ini dilaksanakan di aula kantor Wali Nagari Koto Tangah Batu Ampa dan dihadiri oleh berbagai unsur terkait, antara lain Camat Akabiluru yang diwakili oleh Sekretaris Camat, Kepala Puskesmas Piladang, Penyuluh KB Kecamatan Akabiluru, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, Bamus, kader kesehatan, guru PAUD, Bidan Desa, serta tokoh masyarakat.

‎Berdasarkan hasil penimbangan bulan Agustus 2025, jumlah anak yang diukur sebanyak 598 anak, dengan jumlah anak yang terindikasi stunting sebanyak 26 anak atau setara dengan 4,3%.
‎Meski angka ini masih menjadi perhatian bersama, capaian tersebut menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak dalam menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak di nagari.

‎Dari hasil verifikasi dan diskusi, beberapa faktor penyebab (determinan) stunting di Nagari Koto Tangah Batu Ampa antara lain:

‎Tidak memiliki BPJS: 9 anak
‎Tidak memiliki air bersih: 0 anak
‎Tidak memiliki jamban sehat: 5 anak
‎Tidak mendapatkan imunisasi lengkap: 2 anak
‎Keluarga dengan anggota perokok: 22 anak
‎Riwayat ibu Kekurangan Energi Kronis (KEK): 5 anak
‎Anak dengan penyakit penyerta: 14 anak, terdiri dari 10 anak dengan riwayat BBLR, 3 anak asma, dan 1 anak epilepsi.

‎Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, perkembangan kasus stunting di Nagari Koto Tangah Batu Ampa menunjukkan dinamika sebagai berikut:

‎Keluar dari balita: 2 anak
‎Kasus baru: 3 anak
‎Sembuh: 0 anak
‎Pindah domisili: 1 anak

‎Angka ini menjadi bahan evaluasi bersama agar upaya penanganan bisa lebih tepat sasaran dan menyentuh akar permasalahan di tingkat keluarga.

‎Melalui musyawarah ini, seluruh pihak berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor, mulai dari layanan kesehatan, edukasi gizi keluarga, hingga peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya sanitasi, imunisasi, dan pola asuh yang baik.




‎Pendamping Desa bersama kader dan perangkat nagari akan terus melakukan pendampingan serta pemutakhiran data RDS sebagai dasar perencanaan kegiatan pencegahan stunting di tahun berikutnya.

‎Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, Nagari Koto Tangah Batu Ampa optimis dapat menurunkan angka stunting dan mewujudkan generasi sehat, cerdas, dan berkualitas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar